Sejarah Alat Musik Klarinet



Klarinet adalah salah satu alat musik tiup buluh tunggal. Klarinet, dalam bentuk yang sekarang, diciptakan oleh Johann Christoph Denner pada tahun 1700. Namanya diambil dari penambahan akhiran “-et” yang memiliki arti “kecil” pada kata Itali “clarino” yang berarti “terompet”.

Alat musik ini merupakan keluarga instrumen terbesar, dengan ukuran dan pitch yang berbeda-beda. Kata klarinet umumnya merujuk pada soprano klarinet B♭, yang merupakan klarinet terumum. Orang yang memainkan klarinet disebut dengan klarinetis.

Sejarah Klarinet

Klarinet pertama kali diciptakan di Nuremberg, Jerman pada tanggal 14 Januari 1690. Johann Christoph Denner adalah seorang yang terkenal woodwind instrumen pembuat Baroque era, yang dikaitkan sebagai penemu klarinet. Denner lahir di Leipzig untuk keluarga cerobong-tuner. Ayahnya, Heinrich Denner, pembuat permainan peluit dan tanduk berburu, Dia pindah ke Nuremberg pada tahun 1666.

Pada tahun 1678, Johann Christoph Denner berbisnis sebagai pembuat instrumen bersama dengan dua anak laki-lakinya yang bernama Yakub dan Johann David. Sedikitnya enam puluh delapan dikaitkan dengan instrumen JC Denner telah bertahan sampai sekarang. Denner Meninggal pada tahun 1707 dan dimakamkan di Nuremberg.

Setelah Denner meninggal, seorang kawannya yang bernama Johann Gabriel Doppelmayr menulis tentang Denner pada tahun 1730: At the beginning of the current century, he invented a new kind of pipe-work, the so-called clarinet... and at length presented an improved chalumeau. Atas dasar kalimat ini, Denner telah dikreditkan oleh banyak kalangan sebagai orang yang membuat perbaikan pada instrument Chalumeau dan penemuan klarinet. Jika ita menafsirkan kembali kata-kata di awal kalimat " At the beginning of the current century “, beliau dikatakan telah mengembangkan clarinet sejak tahun 1690, walaupun ketiadaan bukti meragukan hal ini.

Saat ini, tampilan klarinet didominasi oleh bahan kayu hitam Afrika dalbergia melanoxylon. Beberapa varian genus kayu hitam (black wood) Afrika adalah black cocus, mozambique ebony, grenadilla, dan ebony Afrika Timur. Kayu tebal serta berwana gelap inilah yang menjadi ciri khas klarinet.  Jarang ditemukan ada klarinet yang dibuat dari perak atau kuningan.

Corong klarinet dibuat dari sejenis karet keras yang disebut ebonite. Kunci atau tempat mengatur nada dibuat dari perak Jerman, yang merupakan campuran tembaga, seng, dan nikel. Tahun 1910-an klarinet mulai sering digunakan dalam berbagai pagelaran musik jazz di New Orleans, Amerika Serikat. Larry Shields, Ted Lewis, Jimmie Noone, dan Sidney Bechet adalah beberapa pelopor pengguna klarinet dalam musik jazz.

Dalam seneian Betawi, klarinet menjadi salah satu instrumen Tanjidor. Mulanya alat musik ini dibawa oleh orang-orang Belanda yang memiliki orkes musik beranggotakan para budak belian dan serdadu. Pengadaan orkes musik di kediaman para bangsawan Belanda masa itu tidak lepas dari perkembangan musik kamar selepas runtuhnya dominasi kerajaan-kerajaan di Eropa, yang digantikan oleh sistem demokrasi. Kalangan borjuis baru yang lahir dari kalangan pengusaha dan pedagang kemudian ikut meramaikan kegiatan mereka masing-masing dengan pertunjukan musik sebagai salah satu simbol prestise.

Cara Bermain Klarinet

Gunakan klarinet yang sesuai dengan tujuan anda.

Bagi anda yang masih pemula, sebaiknya gunakan klarinet plastik. Buffet B12 atau Yamaha 255 adalah model klarinet yang populer, tetapi tetaplah gunakan klarinet plastik sebagai alat musik pertama Anda karena klarinet kayu dapat terasa lebih sulit dimainkan dan dirawat. Umumnya orang menggunakan buluh (reed) yang lembut; ukuran antara 2 sampai 2,5 biasanya baik digunakan.

Periksa klarinet dan pelajari bagian-bagiannya.

Ketika hendak digunakan, klarinet terlebih dahulu dirakit. Periksa dan pastikan semua bagiannya siap untuk digunakan dan dalam kondisi yang baik. Sisipkan buluh di antara ligatur dan mouthpiece, dengan bagian yang datar menghadap ke dalam. Putar pengunci pada ligatur sampai menempel cukup kencang. Mouthpiece dapat meregang jika ligatur terlalu kencang, jadi lakukan dengan perlahan.

Pegang klarinet dengan benar

Pegang klarinet dengan membentuk sudut 45 derajat, dan bagian bel dekat dengan lutut anda. Tegakkan kepala dan luruskan punggung Anda saat memainkannya. Klarinet harus mendekati mulut Anda, bukan mulut Anda yang mendekati klarinet.

Basahi mulut sebelum anda memainkan klarinet

Ketika anda memainkan alat music ini dengan keadaan buluh yang kering, suara akan terdengar buruk dan mungkin akan timbul bunyi berdecit dengan sering. Sebelum pertunjukan atau sesi latihan, tempatkan buluh Anda di dalam stoples kecil atau basahi dengan ludah Anda.

Demikian penjelasan mengenai alat musik klarinet serta sejarah nya, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi pembaca.

Komentar

Postingan Populer