Sejarah Alat Musik Ukulele


Ukulele merupakan alat musik yang bentuknya menyerupai gitar tetapi berukuran lebih kecil. Alat musik ini cukup terkenal di Indonesia, terutama bagi para pendengar music keroncong. Sebab alat musik ini menjadi perangkat wajib yang harus ada di dalamnya.

Sebagian orang mungkin lebih mengenal alat ini dengan nama kentrung (baca: kencrung). Asal muasal nama ini kemungkinan diambil dari suara bunyi yang ditimbulkan dari alat tersebut. Memang alat ini dikenal dengan ciri khas suaranya yang lain dari pada yang lain. Hal ini pulalah yang membuat alat ini begitu populer bagi masyarakat Indonesia.

Bagi anda yang berminat mempelajari alat musik ini, ada baiknya anda mengetahui sejarah alat musik ukulele ini hingga bisa eksis sampai ke Indonesia. Berikut dijelaskan sekilas perjalanan sejarah alat musik ukulele.

Sejarah Alat Musik Ukulele

Ukulele merupakan alat musik yang berasal dari Hawaii. Alat musik ini dibuat pertama kali pada tahun 1879. Sejarah gitar ukulele hingga dikenal dunia dimulai saat para imigran Portugis melakukan perjalanan menuju kepulauan Hawaii untuk menetap disana. Perjalanan tersebut memakan waktu yang cukup lama, dimulai pada tahun 1878 sampai 1913 dengan jumlah sebanyak 20.000 orang.

Nama asli ukulele sebenarnya adalah “Braginho di Braga” yang berasal dari bahasa Portugis. Alat ini pertama kali dibawa oleh salah seorang imigran Portugis di kepulauan Hawaii. Karena bentuknya yang simpel, membuat alat musik ini mudah untuk dibawa kemana-mana.

Secara istilah ukulele berasal dari kata “uku” yang artinya kutu loncat. Penamaannya pun bukan tanpa alasan. Sejarah menyebutkan bahwa asal nama ini terinspirasi dari seorang pemain musik bernama Fernandes. Ketika dia memainkan ukulele, permainan jarinya sangat cepat, menyerupai kutu loncat. Sejak saat itulah orang-orang lebih mengenalnya dengan sebutan ukulele.

Untuk di Indonesia sendiri, penyebaran alat musik ini dimulai dari tanah Maluku. Sebab dalam catatan sejarah, Portugis menginjakan kakinya pertama kali dari daerah ini. Portugis datang ke Indonesia sejak tahun 1512 di bawah pimpinan Alfonso de Albuqueque. Saat penjajahan tersebut, kebudayaan-kebudayaan Portugis masuk ke Indonesia, salah satunya budaya musik.

Di Kota Ambon, alat musik ini mendapat respon yang baik dari masyarakat. Maka tidak heran, jika ukulele mendapat tempat di hati masyarakatnya. Dari kota Ambon inilah yang menjadi pusat cikal bakal penyebaran ukulele di Indonesia hingga terkenal dan banyak dimainkan orang dari seluruh penjuru tanah air. Alat musik ini pula yang menjadi asal usul musik keroncong. Keroncong sendiri berasal dari kata “cong” atau “cung”, yang merupakan bunyi irama dari ukulele.

Jenis-Jenis Alat Musik Ukulele

Secara umum, ukulele dapat dibedakan berdasarkan ukuran dan tuningnya. Berikut penjelasannya.

1.       Ukulele Soprano

Soprano merupakan jenis ukulele dengan ukuran yang terkecil, dan juga merupakan bentuk tradisional dari ukulele lainnya, bentuknya yang kecil sehingga portable dan cocok untuk dibawa kemanapun.

·         Ukuran : 33 cm

·         Tuning : G, C, E, A atau A, D, F#, B

2.       Ukulele Concert

Concert merupakan jenis ukulele dengan ukuran yang paling ideal diantara jenis lainnya. Dengan body, neck dan fret yang lebih besar banyak dari Soprano dapat memudahkan jari untuk eksplorasi lebih jauh tanpa meninggalkan suara aslinya.

·         Ukuran :38 cm

·         Tuning : G, C, E, A

3.       Ukulele Tenor

Tenor merupakan jenis ukulele dengan ukuran yang lebih besar sedikit dibandingkan dengan Concert, yang mana ukuran body dan neck tidak jauh berbeda dengan Concert, tenor masih menjadi pilihan para pemain professional karena jarak antar fret dengan lebar fretboardnya yang lebih jauh atau besar, suaranya pun memiliki suara yang tebal sehingga cocok untuk dimainkan solo.

·         Ukuran : 43 cm

·         Tuning : G, C, E, A atau D, G, B, E

4.       Ukulele Baritone

Baritone merupakan jenis ukulele yang cocok untuk pemain gitar yang beralih ke ukulele secara instan, karena umumnya ukuran ini memiliki tuning yang sama 4 senar bawah pada gitar, sehingga chord yang dimainkan sama dengan gitar.

·         Ukuran : 48 cm

·         Tuning : D, G, B, E

Cara Memainkan Alat Musik Ukulele

Posisikan tubuh anda dengan nyaman saat anda memainkan ukulele agar suara yang dihasilkan pun bagus. Simak cara memainkan ukulele berikut ini :

1.       Petik bagian senar yang ada pada ukulele. Memetik dengan baik adalah dengan irama dan mengikuti tempo sebuah lagu. Jika belum kuasa untuk memetik, maka suara kita dengan suara ukulele tidak akan bisa sejajar dan bahkan akan balap-balapan, untuk itulah memetik menjadi sesuatu yang harus diperhatikan dalam memainkan ukulele.

2.       Selanjutnya yaitu dengan menghafal semua kunci dasar sambil mempraktikannya dengan memegang serta menerapkan kunci ukulele tersebut pada senarnya, hal ini akan sangat efektif untuk dapat mahir memainkan ukulele dibandingkan jika kita hanya menghafal tanpa menerapkannya, itu semua hanya akan membuat bingung.

3.       Langkah selanjutnya yaitu dengan memperhatikan perpindahan chord dari satu ke chord yang lainnya, agar tempo yang didapat juga bagus.proses ini memang terbilang cukup sulit.

Demikianlah penjelasan mengenai alat musik ukulele, semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan Populer